Stok Darah Kurang, Meski Minat Donor Meningkat

donor darah
donor darah

Minat Donor Darah Meningkat

Minat untuk melakukan donor darah oleh masyarakat Indonesia ternyata mengalami peningkatan. Meski begitu, ketersediaan stok darah ternyata masih kurang.

Pelaksana Harian Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Ginandjar Kartasasmita mengatakan bahwa ada kurang lebih 2 juta donor tetap di Indonesia, dan 1,9 juta orang relawan PMI. Meski begitu, kebutuhan yang tinggi membuat stok darah seringkali tidak tidak cukup.

Stok Darah Kurang

donor darah
donor darah

Karena darah kan tidak diperlukan untuk di rumah sakit saja. Ketika ada bencana, gunung meletus, gempa bumi atau banjir donor darah diperlukan. Ada ibu yang melahirkan, perlu juga sedia darah. Makanya kebutuhan tinggi tapi stok masih kurang,” tutur Ginandjar, ditemui usai Pembukaan Pameran Sejarah dan Peluncuran Prangko Peringatan 70 Tahun Palang Merah Indonesia, di Museum Nasional, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2011).

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara mengatakan angka 2 juta orang sebagai donor tetap memang cukup besar. Hanya saja secara matematis, tentu saja kurang untuk mencukupi kebutuhan rakyat Indonesia.

“Kalau dilihat angka absolutnya, 2 juta orang itu banyak yang donor tetap. Tapi penduduk Indonesia 250 juta orang, tersebar dari Sabang sampai Merauke, tentu saja akan kurang. Selain kurang orang, juga transportasinya karena wilayah Indonesia terdiri dari beragam kontur,” urainya.

Ketua PMI DKI Jakarta, Rini Sutiyoso mengatakan pada dasarnya minat untuk melakukan donor darah mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dari banyaknya acara-acara bakti sosial yang melibatkan PMI serta animo masyarakat untuk melakukan donor darah.

Hanya saja, kekurangan terletak kelengkapan alat untuk melakukan donor darah itu sendiri. Di Jakarta atau kota-kota besar mungkin saja kebutuhan alat terpenuhi. Namun di daerah seperti pedalaman Sumatera atau Kalimantan, masih terdapat kekurangan alat.

“Untuk itu harapannya agar selain minat untuk melakukan donor darah meningkat, ada juga penambahan alat-alat. Jangan hanya di Jakarta saja, tapi juga di seluruh wilayah Indonesia. Karena sebenarnya kan fungsi PMI bukan hanya untuk donor darah, tapi juga membantu ketika ada bencana,” pungkasnya.

Sumber : Detik

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*