Berita Hoax Kesehatan [1]

berita hoax kesehatan
berita hoax kesehatan

15 Berita Hoax Kesehatan

Berita hoax kesehatan tentunya sangat meresahkan bagi masyarakat. Ada baiknya masyarakat lebih cerdas dalam memilah dan menyebarkan berita. Lakukan kroscek terlebih dahulu sebelum menyebarkan sebuah berita. Berikut ini adalah 15 berita hoax kesehatan yang santer menyebar di kalangan masyarakat.

berita hoax kesehatan
Berita Hoax Kesehatan

1. Makan Mi Instan dan Cokelat Bersamaan Bikin Keracunan

Keracunan akibat makanan memang bisa terjadi. Tapi benarkah makan mi instan dan cokelat bersamaan bisa memicu keracunan? Apalagi sampai lima panca indranya mengeluarkan darah. Konon mi mengandung arsenic pentoxide dan reaksi kimia dari cokelat menyebabkan berubah jadi arsenik trioxide.

Hoax Cokelat
Hoax Cokelat

Mi instan yang dijual di pasaran tidak ada yang ditemukan mengandung racun arsenik. “Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, disimpulkan bahwa produk mi instan yang terdaftar dan beredar di Indonesia memenuhi standar dan persyaratan yang berlaku, serta dinyatakan aman untuk dikonsumsi,” tegas Dra Kustantinah, Apt, M.App.Sc yang saat itu Kepala BPOM RI.

2. Minum Air Dingin Usai Makan Picu Kanker

Disebutkan dalam pesan yang beredar, minum air dingin usai makan bisa memicu kanker. Karena air dingin bisa memadatkan minyak dalam makanan sehingga lama-kelamaan akan melapisi usus dan menyebabkan kanker.

Hoax Air Es
Hoax Air Es

Tidak ada bukti yang mendukung pesan tersebut. Apalagi menurut BBC Science and Nature, panas alami di perut akan membuat semua makanan yang masuk memiliki temperatur yang sama. Meskipun seseorang minum es, dinginnya es tidak akan bertahan lama di lambung.

3. Virus HIV Dimasukkan ke Pembalut

Kabar penularan HIV melalui aneka media sangat sering menyebar. Salah satunya penularan melalui pembalut yang telah dipapar virus HIV sebelumnya.

Padahal jelas, virus HIV butuh inang karena tidak akan bisa hidup lama di luar tubuh atau inang. Sementara pembalut tidak bisa menjadi inang bagi virus HIV.

4. Sesuap Lele Mengandung 3.000 Sel Kanker

Di jejaring sosial, banyak beredar informasi yang menyebut lele sebagai ikan paling jorok. Dalam sesuap daging ikan lele, terkandung 3.000 sel kanker.

Fakta ikan lele rendah kolesterol. Ikan lele yang beredar di pasaran umumnya dibudidayakan di kolam-kolam, yang mestinya bisa dikendalikan agar bebas dari pencemaran. “Saat ini belum ada penelitian yang menyatakan jika memakan lele dapat memicu kanker,” tegas dr Dradjat R Suardi, SpB(K)Onk, ahli kanker dari Perhimpunan Onkologi Indonesia.

5. Makan Sayap dan Ceker Ayam Bisa Picu Kanker

Konon salah satu pemicu munculnya kanker payudara dan kanker seviks adalah karena konsumsi ceker dan sayap ayam. Sebab sayap ayam merupakan bagian paling sering disuntik, sedangkan ceker ayam tempat menimbun ‘end product’ antibiotik dan turunan ‘second hormonal’.

“Belum ada buktinya, itu kan baru asumsi. Umur ayam itu kan pendek sampai dia dipotong, kalau dipotong obat hormonnya itu masih ada atau belum habis lalu dimakan menyebabkan kanker, sampai sekarang belum ada buktinya,” kata dr Ramadhan, SpBOnk.

6. Makan Bayam dan Tahu Bersamaan Bisa Picu Kista

Beredar informasi yang mengatakan bahwa mengonsumsi keduanya secara bersamaan bisa memicu kista pada organ reproduksi perempuan. Kabar ini ditampik ahli kandungan. “Bayam dan tahu? Enggak ah, setahu saya nggak ada hubungannya tuh (dengan kista),” kata dr Damar Prasmusinto, SpOG.

Umumnya ada 2 penyebab kista yang sering dijumpai dan keduanya jarang berhubungan dengan makanan. Pertama adalah bawaan lahir, sedangkan yang kedua adalah endometriosis atau pertumbuhan yang tidak normal di lapisan endometrium.

7. Cek Kesehatan Ginjal dengan Jengkol

Pesan terkait cara mengecek kesehatan ginjal menyebar. Cara yang dianjurkan dalam pesan itu adalah dengan makan jengkol, setelah itu cium aroma kencingnya. Jika tidak bau berarti ginjal bermasalah.

Cara ini tidak dianjurkan. Karena terlalu banyak makan jengkol tidak baik lantaran makanan ini mengandung asam jengkolat atau jengkolic acid. Di ginjal, asam ini bisa mengkristal dan membentuk batu ginjal.

7. Cek Kesehatan Ginjal dengan Jengkol

Pesan terkait cara mengecek kesehatan ginjal menyebar. Cara yang dianjurkan dalam pesan itu adalah dengan makan jengkol, setelah itu cium aroma kencingnya. Jika tidak bau berarti ginjal bermasalah.

Cara ini tidak dianjurkan. Karena terlalu banyak makan jengkol tidak baik lantaran makanan ini mengandung asam jengkolat atau jengkolic acid. Di ginjal, asam ini bisa mengkristal dan membentuk batu ginjal.

8. Lemon Lebih Hebat dari Kemoterapi

Kabarnya air yang berisi irisan lemon memiliki manfat luar biasa dalam membunuh sel kanker. Konon manfaat air air berisi irisan lemon itu bahkan lebih hebat dari kemoterapi.

dr Andhika Rahman SpPD mengatakan lemon memiliki kandungan vitamin E, vitamin C serta antioksidan memang dipercaya sebagai antikanker. Namun kandungan itu juga dimiliki beberapa buah-buahan lainnya. “Tetapi tidak harus lemon, buah atau sayuran lainya juga bisa,” terangnya.

 

Itulah berita hoax kesehatan. Untuk poin-poin berita hoax kesehatan selanjutnya, dapat disimak pada tulisan Berita Hoax Kesehatan [2] dengan melakukan klik pada link berikut ini :

Berita Hoax Kesehatan [2]

1 Trackback / Pingback

  1. Berita Hoax Kesehatan [2] - Takur Singh Page

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*