Berita Hoax Kesehatan [2]

berita hoax kesehatan
berita hoax kesehatan

15 Berita Hoax Kesehatan

Berita hoax kesehatan tentunya sangat meresahkan bagi masyarakat. Ada baiknya masyarakat lebih cerdas dalam memilah dan menyebarkan berita. Lakukan kroscek terlebih dahulu sebelum menyebarkan sebuah berita. Berikut ini adalah 15 berita hoax kesehatan yang santer menyebar di kalangan masyarakat bagian kedua yang merupakan lanjutan dari bagian pertama.

berita hoax kesehatan
Berita Hoax Kesehatan

9. Udang + Vitamin C = Meninggal

Kabar konsumsi udang berbarengan dengan vitamin C bisa berujung kematian pernah menyebar. Padahal meski ada indikasi kontaminasi logam berat dan zat kimia pada produk perikanan, seperti pada udang, tidak akan langsung sebabkan keracunan.

Proses kimiawi udang dengan vitamin C tidak memiliki dasar yang jelas. Sementara itu, konsumsi vitamin C yang dianjurkan setiap harinya adalah sekitar 100 mg/hari. Jika berlebihan maka dampaknya malah bisa menyebabkan batu pada ginjal.

10. Peringatan Kode Warna di Kemasan Pasta Gigi

Imbauan untuk berhati-hati memilih pasta gigi sering beredar di jejaring sosial. Disebutkan, Green : Natural. Blue : Natural + Medicine. Red : Natural + Chemical composition. Black : Pure Chemical. Bahkan ada yang secara gamblang menyebut kode hijau adalah yang terbaik.

Namun sebenarnya kandungan dalam pasta gigi, terutama bahan aktif, seharusnya sudah tercantum dalam kemasan. Fluoride dan berbagai jenis bahan aktif lain sering ditambahkan sesuai kebutuhan pasien. Contohnya HAP (hydroxyapatite) mineral dan potassium citrate untuk gigi sensitif, serta zinc citrate untuk kesehatan gusi.

11. Bumbu Mi Instan yang Dimasak Picu Kanker

Broadcast message menyebut mi instan tidak boleh dimasak bersamaan dengan bumbunya. Sebab monosodium glutamat (MSG) berpotensi jadi karsinogen pencetus kanker jika dimasak dengan suhu di atas 120 derajat Celcius.

Ini merupakan kabar yang tidak jelas asalnya. Selama konsumsinya masih dalam batas aman, MSG tidak membahayakan. Nutrisionis Rita Ramayulis, DCN, MKes menyebut penggunaan MSG atau bumbu penyedap yang disarankan maksimal seperempat sendok teh dalam setiap penggunaannya.

12. Lintah Masuk ke Perut Melalui Kangkung

Pesan berisi imbauan agar berhati-hati saat memasak kangkung karena bisa jadi lintah yang bersembunyi di batang kangkung ikut termakan dan bersemayam di dalam usus sering beredar. Benarkah?

“Kalau lintah sepertinya nggak bisa ya. Kena asam lambung pasti mati. Parasit di tubuh manusia memang ada. Umumnya telur cacing yang masuk ke tubuh, bermanifestasi di usus halus,” terang Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)

13. Deteksi Kerupuk yang Digoreng dengan Campuran Plastik

Kabar makanan yang digoreng dengan campuran plastik kerap terdengar. Di jejaring sosial pun beredar cara membedakan kerupuk yang digoreng dengan plastik dan yang tidak dengan cara dibakar.

Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Pangan Olahan BPOM, Ratmono, membantah informasi yang mengatakan bahwa kerupuk yang menyala saat dibakar pasti digoreng mengunakan plastik. Menurutnya, semua kerupuk kalau dibakar pasti akan menyala dan berubah menjadi hitam.

14. Tusuk Jari dengan Jarum untuk Bantu Pasien Stroke

Pesan berantai menyebut menusukkan jarum pada jari-jari pasien stroke dan kemudian mengeluarkan darahnya satu-dua tetes bisa membantu. Penusukan juga bisa dilakukan di area bawah daun telinga. Konon ini bisa melancarkan dan membantu oksigen masuk ke tubuh pasien.

Penusukan jarum nyatanya hanyalah untuk membuat pasien tetap sadar dan bukan pertolongan pertama pada pasien stroke.

15. Tanaman Hias Beracun Sangat Mematikan

Dieffenbachia amoena atau sri rejeki merupakan tanaman hias yang dikabarkan sangat beracun dan mematikan. Sehingga tanaman ini harus dijauhkan dari jangkauan anak.

Nyatanya sri rejeki memiliki racun pada getahnya. Namun efek racun getah pada sri rejeki termasuk dalam tingkatan ringan. “Getahnya kalau kena orang bisa bikin gatel tapi ada juga yang enggak,” kata Dr Susiani Purbaningsih, DEA, dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (UI).

1 Trackback / Pingback

  1. Berita Hoax Kesehatan [1] - Takur Singh Page

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*