Hoverboard Direkomendasikan Dibuang Oleh Amazon

hoverboard terbakar
hoverboard terbakar

Amazon Lakukan Refund

Toko online Amazon di Inggris meminta hoverboard yang dibeli dari mereka untuk dibuang ke tempat pembuangan sampah resmi, karena kekhawatiran skuter mini dengan dua rota ini bisa terbakar bahkan dalam beberapa kasus meledak.

“Kami berharap pelanggan memahami seruan ini karena bagi kami keselamatan pelanggan adalah segala-galanya,” demikian surat elektronik Amazon yang diterima para pelanggan di Inggris, hari Rabu (16/12).

Amazon meminta agar hoverboard yang sudah dibeli dibuang secepatnya dan toko ini akan mengembalikan uang pembelian.

Permintaan tersebut dikeluarkan ketika badan pengawas perdagangan Inggris menyita 15.000 impor yang dianggap tidak aman.

Kabel, adaptor, dan komponen lain dinyatakan tidak aman karena bisa terbakar dan meledak.

hoverboard terbakar
hoverboard terbakar

Di Inggris sudah ada sejumlah pemilik yang melaporkan hoverboard mereka terbakar.

Dinas pemadam kebakaran di London mengatakan mereka menerima setidaknya tiga kebakaran yang disebabkan oleh hoverboard dalam kurun 10 hari pada Oktober lalu.

Amazon juga mengatakan para pemilik gadget tersebut yang dinyatakan memenuhi standar keselamatan dibolehkan mengembalikan produk ini jika masih khawatir dengan hoverboard mereka.

Amazon bukanlah penjual pertama yang menghapus gadget tersebut.

Pihak Swagway melalui juru bicaranya juga tidak menyangkal hal ini. Pihaknya menyatakan bahwa dengan terjadinya peristiwa tersebut, mereka jadi tahu bahwa kualitas baterai yang digunakan pada produk buatan mereka adalah baterai dengan kualitas yang buruk.

Overstock.com juga selaku penjual hoverboard resmi menghapus penjualan hoverboard dari situsnya yang langsung diterapkan sesaat setelah pihaknya mendapatkan laporannya mengenai peristiwa kebakaran yang diakibatkan oleh gadget tersebut.

Mitch Edwards selaku Vice President dari Overstock.com menyatakan bahwa langkah ini mereka ambil karena keselamatan konsumen adalah prioritas utama mereka.

Kemudian, Consumer Technology Association sebagai pihak penyelenggara dan yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan ajang CES juga memposting sebuah catatan yang isinya adalah larangan berbagai perangkat transportasi dengan roda baik yang menggunakan motor ataupun tidak di tempat diadakan pameran nanti.

Akibat dari penghentian penjualan di berbagai tempat, gadget unik yang tadinya sempat menjadi salah satu barang yang paling banyak diminati, menjadi sepi pembeli.

Sumber : BBC Indonesia, Beningpost

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*