Cegah Corona Dengan Jus Jambu Biji

Cegah Corona Dengan Jus Jambu Biji
Cegah Corona Dengan Jus Jambu Biji
Cegah Corona Dengan Jus Jambu Biji

Cegah Corona Dengan Jus Jambu Biji. Jambu biji ( Psidium guajava ) dikenal dengan buah yang bagian tengah dari buahnya terdapat biji yang berukuran kecil dan berkumpul dengan jumlah yang banyak.  Tanaman  ini  memiliki asal  dari  pulau-pulau  di  daratan Amerika Tengah, Laut Karibia, dan Amerika Selatan bagian utara.

Jambu biji tersebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, dari beratus-ratus tahun silam, tepatnya setelah benua Amerika ditemukan. Dewasa ini, tanaman jambu biji sudah ditanam dan menyebar luas di hampir seluruh wilayah Indonesia terutama di wilayah Sumatera dan Pulau Jawa.

Supaya dapat berkembang dengan maksimal, pohon jambu biji membutuhkan tempat dan iklim yang cocok dengan pertumbuhannya. Jambu biji membutuhkan suhu 23 – 28°C di siang hari dan iklim yang kering serta  lembab  dengan curah  hujan  antara  1.000  –  2.000  mm/tahun,  maka tanaman ini bisa tumbuh pada hampir seluruh daerah di Indonesia. Ketinggian tempat yang cocok adalah kurang dari 1.200 meter di atas permukaan laut dan pH tanah yang diperlukan adalah antara 4.5–8.2.

Cegah Corona Dengan Jus Jambu Biji
Jus Jambu Biji
Kemenristek Sebut Jambu Biji Dapat Meningkatkan Imun Tubuh

Seperti dilansir dari laman detik.com, Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) sedang melakukan penelitian terkait pencegahan virus Corona (COVID-19). Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan buah jambu biji diduga memiliki khasiat terbaik dalam meningkatkan daya tahan tubuh.”Analisa mengenai buah jambu biji yang diperkirakan merupakan salah satu bahan terbaik untuk dikonsumsi manusia dalam rangka meningkatkan daya tahan tubuh menghadapi COVID-19 ini,” kata Bambang dalam konferensi video pada Kamis (26/3/2020).

Baca Juga : Cara Menghindari Virus Corona

Lebih lanjut, Kepala Pusat Studi Biofarmaka Tropika LPPM IPB Irmanida Batubara, dalam hasil risetnya, menjelaskan adanya sebuah senyawa flavonoid memiliki potensi menjadi antivirus Corona (COVID-19). Menurutnya, senyawa tersebut ada dalam jambu biji dan madu.”Nah ternyata ditemukan di jambu biji merah dan juga di madu. Tidak hanya terdapat pada bagian buah ternyata, bagian daun dan kulit batang jambu biji pun mengandung flavonoid tersebut,” ucap Irmanida.

Studi FKUI Sebut Jus Jambu Biji Dapat Cegah Corona

Dilansir dari Suara.com, Para peneliti dan cendikia kini berlomba-lomba untuk segera menemukan formula terbaik vaksin atau antivirus untuk corona atau Covid-19. Termasuk peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), yang mengaku berhasil menemukan bahwa jambu biji ampuh untuk mencegah infeksi virus corona, berdasarkan hasil penelitian.

Peneliti Rafika Indah Pramitasari, M.Farm., Apt mengatakan bahwa jambu biji memiliki senyawa yang bisa menargetkan lapisan virus Corona, dan mencegahnya dari bermutasi atau memperbanyak diri dalam tubuh hingga akhirnya memengaruhi manusia.

“Dari senyawa ada beberapa target yang bisa dituju (oleh jambu biji). Kalau kami kerjakan ada bagian protease virus bisa bermutasi, virus perlu memperbanyak diri untuk menginfeksi. Target kita menghambat, replikasi si virus sehingga tidak bisa memperbanyak diri, bisa menghambat si virus nempel ke manusia,” ujar Rafika di FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020).

Jambu biji merah ini berdasarkan peneliti, bisa mengeluarkan si virus dari materi genetiknya sehingga virus tidak bisa berkembang lebih jauh. Metode pemberiannya cukup mudah, seperti di jus atau dimakan langsung untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.