Blue Screen Windows? Kenali “Stop Code” Ini
Blue Screen Windows? Kenali “Stop Code” Ini. Lagi asyik kerja atau main game, tiba-tiba layar jadi biru dan PC restart sendiri. Rasanya kayak Windows bilang, “Udahan dulu ya…” Itu namanya BSOD / stop error—Windows “berhenti paksa” karena nemu masalah serius, biar sistem nggak makin rusak. Di layar biasanya muncul STOP code (kode error) yang jadi petunjuk utama buat cari biang keroknya.
Kabar baiknya: kalau kamu tahu cara baca stop code, troubleshooting BSOD jadi jauh lebih masuk akal.
Stop code itu apa?
Stop code biasanya berbentuk:
- Kode heksadesimal seperti
0x0000000A, dan/atau - Nama error seperti
IRQL_NOT_LESS_OR_EQUALatauMEMORY_MANAGEMENT
Lifewire bahkan menyusun daftar stop code urut berdasarkan angka heksadesimal, dan menyarankan pakai Ctrl+F kalau mau cari kode tertentu di halaman itu.
Contoh stop code yang sering muncul (dan “biasanya” ngarah ke apa)
Ini beberapa yang umum dan gampang kamu temui di internet/forum:
0x0000000A – IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL
Biasanya terkait driver kernel yang mengakses memori secara nggak benar. Microsoft menjelaskan bug check ini sering dipicu driver kernel-mode yang memakai alamat/akses memori yang “ngaco”.0x0000001A – MEMORY_MANAGEMENT
Mengarah ke masalah manajemen memori (bisa RAM, driver, atau sistem).0x00000019 – BAD_POOL_HEADER
Sering nyangkut di urusan memory pool/driver.0x0000007B – INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Windows “kehilangan akses” ke partisi sistem saat startup.0x0000007E – SYSTEM_THREAD_EXCEPTION_NOT_HANDLED
Thread sistem kena exception yang nggak ketangani (sering driver).0x000000ED – UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME
I/O subsystem gagal mount volume boot.0x000000EF – CRITICAL_PROCESS_DIED
Proses sistem penting “mati” sehingga Windows terpaksa stop.
Intinya: stop code itu bukan sekadar tulisan seram—dia clue.

Checklist cepat saat BSOD kejadian (nggak pakai ribet)
Microsoft bilang, kadang restart saja sudah beres, tapi kalau BSOD sering berulang dengan kode yang sama, coba langkah basic ini:
- Catat stop code-nya
Foto layar pakai HP. Itu bekal utama. - Cabut hardware baru (kalau ada)
Baru pasang RAM/SSD/USB device lalu BSOD? Coba lepas dulu. - Masuk Safe Mode
Kalau Windows susah masuk desktop, Safe Mode bikin sistem jalan minimal supaya kamu bisa bongkar penyebabnya. - Cek Device Manager → update/rollback driver
Microsoft menyarankan cek perangkat yang bermasalah (tanda “!”), lalu update driver—kalau perlu disable/uninstall device-nya untuk uji. - Pastikan storage lega
Minimal sisakan ruang kosong (Microsoft menyebut ide bagus punya 10–15% free space). - Update Windows
Kadang patch memang dibuat buat beresin crash tertentu. - System Restore / Recovery
Kalau semua gagal, balik ke restore point atau opsi recovery yang tersedia.
Tips “naik level” kalau kamu pengin lebih yakin
Kalau stop code-nya seperti IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL, Microsoft (untuk advanced user/dev) menyarankan lihat Event Viewer untuk error terkait di waktu yang sama, dan perhatikan nama driver jika tampil di BSOD.
Penutup
BSOD itu memang ngeselin, tapi sebenarnya Windows sudah ngasih petunjuk lewat STOP code. Mulai dari catat kodenya, cek driver dan hardware baru, sampai Safe Mode dan update—langkahnya jelas dan bisa kamu kerjain pelan-pelan. Kalau mau referensi daftar kode yang lengkap (dengan penjelasan singkat per kode), daftar Lifewire sangat membantu buat “nge-klik” ke stop code yang kamu temui.



