MikroTik RouterOS 7.24.4: Update Penting September 2026
MikroTik RouterOS 7.24.4: Update Penting September 2026. Jika Anda menggunakan MikroTik untuk jaringan rumah, kantor, kampus, sekolah, hotspot, RT/RW Net, atau bahkan ISP, September 2026 menjadi salah satu periode yang layak mendapat perhatian khusus.
MikroTik merilis pembaruan keamanan penting setelah ditemukannya sejumlah kerentanan RouterOS. Beberapa kerentanan tersebut kemudian dikenal dengan nama MikroTrick.
Yang membuat kasus ini penting bukan sekadar adanya celah keamanan. CERT Polska melaporkan telah melihat serangan terhadap perangkat RouterOS yang dapat dijangkau melalui internet, khususnya berkaitan dengan SSH. Kombinasi kerentanan tertentu dapat memungkinkan pengambilalihan perangkat dalam kondisi tertentu.
Karena itu, bagi administrator jaringan, sekarang bukan waktunya menggunakan prinsip:
“Kalau router masih jalan, jangan disentuh.”
Untuk kasus keamanan, router yang terlihat normal belum tentu memiliki konfigurasi yang aman.
RouterOS 7.24.4 Jadi Stable Terbaru
Hingga akhir September 2026, halaman changelog resmi MikroTik menampilkan RouterOS 7.24.4 sebagai rilis stable, dirilis pada 16 September 2026. Sementara jalur long-term telah mencapai RouterOS 7.23.7.
Sebelumnya, patch keamanan penting telah tersedia mulai dari:
RouterOS 7.24.2, RouterOS 7.23.4, RouterOS 6.49.21, dan RouterOS 7.25 beta 3. MikroTik secara eksplisit merekomendasikan upgrade walaupun menyebut sebagian besar konfigurasi tidak langsung berisiko.
Bagi jaringan produksi, administrator sebaiknya tetap mengikuti prosedur change management: backup, dokumentasi konfigurasi, pengujian perangkat, lalu upgrade secara bertahap.
Hati-hati Jika Pernah Menggunakan RouterOS 7.24.3
Ada satu hal menarik dalam rangkaian update September.
RouterOS 7.24.3 sempat menimbulkan masalah pada firmware modem LTE tertentu. MikroTik kemudian merilis 7.24.4 untuk mencegah firmware modem terhapus pada sejumlah perangkat/modem yang terdampak.
Pengguna yang telanjur mengalami masalah disarankan melakukan upgrade ke 7.24.4 atau 7.23.7, memperbarui kembali firmware modem LTE, lalu melakukan reboot.
Ini sekaligus menjadi pengingat bahwa dalam lingkungan enterprise, update firmware sebaiknya diuji pada sebagian kecil perangkat terlebih dahulu sebelum diterapkan secara massal.
Backup MikroTik Sebelum Upgrade
Sebelum melakukan perubahan, buat backup konfigurasi.
Melalui Terminal MikroTik Anda dapat menggunakan:
/system backup save name=backup-september-2026
Selain binary backup, saya juga menyarankan membuat export konfigurasi:
/export file=config-september-2026
Kemudian download file tersebut ke komputer atau penyimpanan lain.
Dokumentasi MikroTik juga menekankan pentingnya memastikan perangkat memiliki ruang penyimpanan yang cukup dan tidak kehilangan daya ketika proses upgrade berlangsung.
Cara Upgrade RouterOS
Untuk pengguna WinBox, buka:
System → Packages → Check For Updates
Pilih channel:
stable
Kemudian jalankan:
Download & Install
Router akan mengunduh paket dan reboot secara otomatis setelah proses selesai.

Melalui Terminal, administrator juga dapat mengecek update dari:
/system package update
Setelah RouterOS berhasil diperbarui, MikroTik juga merekomendasikan memperbarui RouterBOOT:
/system routerboard upgrade
Kemudian reboot perangkat. Proses upgrade standar RouterOS sekarang terhubung ke server update MikroTik melalui HTTPS.
Periksa Apakah Router Pernah Terindikasi Disusupi
Salah satu hal menarik dari update keamanan September adalah mekanisme Flagged.
RouterOS dapat memberikan status Flagged jika mendeteksi indikasi kompromi tertentu. MikroTik menyarankan administrator memeriksa Log setelah melakukan upgrade.
Coba:
/log print
Kemudian periksa juga beberapa bagian penting.
/user print
/system script print
/system scheduler print
/ip firewall nat print
/ip firewall filter print
/interface print
Cari user administrator yang tidak dikenal, script asing, scheduler mencurigakan, perubahan firewall, proxy, tunnel, atau konfigurasi yang sebelumnya tidak pernah dibuat.
MikroTik secara khusus menyarankan pemeriksaan terhadap konfigurasi yang tidak dikenal setelah melakukan update.
Jangan Membuka SSH MikroTik Langsung ke Internet
Inilah salah satu langkah hardening terpenting.
Jika memungkinkan, jangan mengekspos layanan administrasi seperti SSH, WinBox, atau WebFig langsung ke internet.
Akses administrasi sebaiknya dilakukan melalui VPN.
Salah satu pilihan yang sangat menarik di RouterOS 7 adalah WireGuard, yang sudah tersedia secara native dan dapat digunakan untuk remote-access maupun koneksi site-to-site.
Arsitektur yang lebih aman kira-kira menjadi:
Administrator
│
│ Internet
▼
WireGuard VPN
│
▼
MikroTik
│
┌────┴───────────┐
│ │
VLAN Server VLAN User
│ │
Server Client
Dengan cara tersebut, WinBox atau SSH tidak harus menerima koneksi langsung dari seluruh internet.
MikroTik sendiri menyarankan membatasi SSH hanya untuk jaringan tepercaya atau, lebih baik lagi, menggunakan VPN seperti WireGuard untuk administrasi router.
Segmentasi VLAN Semakin Penting
Keamanan jaringan bukan hanya persoalan firewall WAN.
Jaringan modern biasanya memiliki beragam perangkat:
Internet
│
MikroTik
│
Core Switch
├── VLAN 10 → Staff
├── VLAN 20 → Server
├── VLAN 30 → CCTV
├── VLAN 40 → IoT
├── VLAN 50 → Guest WiFi
└── VLAN 99 → Network Management
Dengan VLAN, perangkat CCTV atau IoT tidak perlu berada pada broadcast domain yang sama dengan komputer pegawai maupun server.
RouterOS mendukung Bridge VLAN Filtering dan perangkat MikroTik tertentu juga mampu melakukan VLAN filtering melalui hardware offload.
Bagi kantor, sekolah, hotel, kampus, dan instansi pemerintah, model seperti ini jauh lebih ideal dibandingkan membuat seluruh perangkat menggunakan satu subnet besar.
WinBox 4.4 Juga Sudah Tersedia
Selain RouterOS, MikroTik juga merilis WinBox 4.4 pada 14 September 2026.
Versi tersebut menghadirkan beberapa perbaikan seperti ROS GUI file caching, penyimpanan lokasi terakhir file selector, perbaikan crash, peningkatan QR code rendering, serta sejumlah peningkatan pada interface aplikasi.
Bagi administrator yang sehari-hari menangani puluhan MikroTik, menggunakan WinBox versi terbaru layak dipertimbangkan.
MikroTik Mulai Masuk Era Wi-Fi 7
September 2026 juga menjadi waktu yang menarik bagi pengguna yang sedang merencanakan refresh infrastruktur wireless.
MikroTik kini memiliki hAP be lite, router/AP Wi-Fi 7 kelas BE3600 yang dilengkapi satu port 2.5 GbE, tiga Gigabit Ethernet, USB-C power, RAM 512 MB, dan dukungan Multi-Link Operation atau MLO.
Model ini menarik karena menunjukkan arah baru ekosistem MikroTik: dari jaringan Gigabit dan Wi-Fi 5/6 menuju kombinasi 2.5GbE + Wi-Fi 7 + RouterOS 7.
Untuk jaringan kantor, rumah, laboratorium, sekolah, maupun small business, perubahan tersebut akan membuka semakin banyak skenario upgrade infrastruktur.
Kesimpulan
Jika ada satu pekerjaan MikroTik yang layak masuk checklist administrator jaringan pada September 2026, jawabannya adalah audit dan update RouterOS.
RouterOS 7.24.4 saat ini menjadi rilis stable terbaru, sedangkan jalur long-term berada di 7.23.7. Lebih penting lagi, munculnya kerentanan MikroTrick menunjukkan bahwa router tidak boleh lagi dianggap sekadar perangkat yang dipasang kemudian dilupakan.
Backup konfigurasi, update RouterOS, audit user dan script, tutup akses management dari internet, gunakan WireGuard, implementasikan VLAN, dan lakukan monitoring secara rutin.
Infrastruktur jaringan yang baik bukan hanya jaringan yang cepat.
Jaringan yang baik adalah jaringan yang cepat, mudah dikelola, tersegmentasi, terpantau, dan sulit ditembus.
Leave a Reply