Whatsapp

Waktu Terbaik Kirim Broadcast WhatsApp

Waktu Terbaik Kirim Broadcast WhatsApp. Anda sudah membuat promo menarik, copywriting bagus, dan database pelanggan sudah tersusun rapi.

Namun setelah broadcast dikirim, responsnya tetap rendah.

Salah satu penyebabnya bisa jadi adalah waktu pengiriman yang kurang tepat.

Dalam WhatsApp marketing, timing mempunyai pengaruh besar terhadap kemungkinan pesan dibaca dan direspons.

Mengapa Waktu Pengiriman Penting?

Bayangkan Anda menerima pesan promosi ketika sedang mengikuti rapat penting.

Kemungkinan besar pesan tersebut hanya dibaca sekilas atau bahkan tidak dibuka.

Beberapa jam kemudian, pesan tadi sudah tertumpuk oleh percakapan lain.

Karena itu, menentukan waktu pengiriman berarti mencari momen ketika pelanggan mempunyai kesempatan untuk melihat dan merespons pesan Anda.

Pagi Hari

Rentang sekitar pukul 08.00–10.00 dapat menjadi salah satu waktu yang layak diuji.

Pada periode ini, banyak orang baru memulai aktivitas dan masih memeriksa smartphone.

Namun, hindari mengirim terlalu pagi seperti pukul 05.00 atau 06.00 kecuali memang relevan dengan karakter audiens.

Contohnya bisnis catering sarapan mungkin justru membutuhkan waktu komunikasi yang lebih pagi.

Whatsapp
Whatsapp

Jam Istirahat

Sekitar pukul 11.30–13.30 juga dapat menjadi waktu potensial.

Banyak pekerja maupun mahasiswa menggunakan waktu istirahat untuk membuka smartphone, membaca media sosial, dan melihat pesan WhatsApp.

Promo makanan, fashion, marketplace, dan layanan digital bisa memanfaatkan periode ini.

Setelah Jam Kerja

Waktu sekitar pukul 17.00–20.00 dapat menjadi pilihan untuk beberapa jenis bisnis.

Setelah aktivitas utama selesai, pelanggan biasanya mempunyai lebih banyak waktu untuk membaca pesan.

Namun, sebaiknya hindari mengirim broadcast terlalu malam.

Pesan bisnis pada pukul 22.00 atau 23.00 bisa terasa mengganggu.

Kenali Karakter Pelanggan

Tidak ada satu jam yang pasti efektif untuk semua bisnis.

Bisnis B2B tentunya mempunyai karakter berbeda dengan bisnis fashion.

Demikian pula mahasiswa, ibu rumah tangga, pekerja kantoran, atau pemilik bisnis mempunyai pola aktivitas yang berbeda.

Karena itu, waktu terbaik sebenarnya harus ditemukan melalui data pelanggan Anda sendiri.

Lakukan Pengujian

Cobalah membagi database menjadi beberapa kelompok.

Contohnya:

Kelompok A menerima pesan pukul 09.00.

Kelompok B menerima pesan pukul 12.00.

Kelompok C menerima pesan pukul 18.00.

Kemudian bandingkan hasilnya.

Perhatikan indikator seperti:

  • jumlah respons;
  • jumlah klik;
  • transaksi;
  • pertanyaan yang masuk;
  • dan konversi.

Setelah beberapa kali pengujian, pola biasanya mulai terlihat.

Hindari Mengirim Terlalu Sering

Selain memperhatikan waktu, Anda juga perlu memperhatikan frekuensi.

Mengirim broadcast tiga kali sehari hanya karena pelanggan sedang aktif bukanlah strategi yang baik.

Terlalu banyak pesan dapat menyebabkan pelanggan merasa terganggu.

Lebih baik mengirim pesan ketika memang ada sesuatu yang relevan untuk disampaikan.

Sesuaikan Waktu dengan Jenis Pesan

Tidak semua pesan harus dikirim pada waktu yang sama.

Flash sale yang dimulai pukul 12.00 dapat dikirim menjelang program dimulai.

Sementara pengingat acara besok mungkin lebih efektif dikirim sore atau malam sebelumnya.

Dengan kata lain, konteks pesan tetap menjadi pertimbangan utama.

Kesimpulan

Menentukan waktu terbaik broadcast WhatsApp bukan sekadar memilih jam tertentu.

Anda perlu memahami siapa pelanggan, kebiasaan mereka, jenis pesan, serta tujuan campaign.

Gunakan beberapa patokan waktu sebagai titik awal, kemudian lakukan pengujian menggunakan data nyata.

Dengan timing yang tepat, sebuah pesan sederhana pun dapat menghasilkan respons jauh lebih besar dibandingkan pesan bagus yang dikirim pada saat pelanggan sedang tidak siap membacanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.