DJI Romo Resmi Meluncur di Indonesia: Robot Vacuum “Otak Drone”
Pernah kepikiran punya robot vacuum, tapi takut “nyangkut” kabel, nyangkut mainan anak, atau malah muter-muter nggak jelas? Nah, ini yang coba “dibereskan” DJI lewat DJI Romo—robot vacuum yang dibekali teknologi sensor dan navigasi yang terinspirasi dari dunia drone.
Menurut Liputan6, DJI resmi masuk pasar smart home di Indonesia dengan meluncurkan lini robot vacuum cleaner DJI Romo, membawa standar baru dari pengalaman mereka di teknologi drone, terutama soal obstacle sensing dan navigasi.
Di artikel ini, aku rangkum ulang dengan gaya blog yang lebih enak dibaca: mulai dari fitur unggulan, perbedaan varian, sampai daftar harga resmi DJI Romo di Indonesia.
Kenapa DJI tiba-tiba bikin robot vacuum?
DJI selama ini dikenal sebagai “raja drone”. Tapi masuk akal juga kalau mereka terjun ke robot vacuum, karena dua perangkat ini punya fondasi yang mirip: sama-sama perlu mendeteksi rintangan, membaca ruang, dan bergerak presisi.
DJI Product Specialist, Victor Jap, menyebut alasan utama DJI masuk ke robot vacuum adalah karena DJI punya teknologi obstacle sensing (termasuk LiDAR) yang matang di drone, dan masalah klasik robot vacuum konvensional adalah sering tersangkut benda kecil seperti kabel atau mainan.
Teknologi “otak drone”: deteksi rintangan sampai 2 mm
Ini bagian yang bikin DJI Romo menarik. DJI Romo disebut punya millimeter-level obstacle sensing, dengan kombinasi sensor: dua wide-angle camera, fish-eye vision sensor, dan LiDAR. Hasilnya, robot bisa mendeteksi dan menghindari objek setipis 2 milimeter—bayangkan kabel charger tipis atau barang kecil di lantai.
Ada juga depth sensor yang membantu robot “menilai” apakah dia bisa masuk kolong furnitur tertentu sebelum nekat masuk dan nyangkut.
Kalau kamu punya rumah dengan banyak kaki kursi, karpet, atau barang kecil berserakan (realita rumah yang dihuni), fitur ini bisa jadi alasan kuat memilih Romo dibanding robot vacuum yang navigasinya standar.
Performa bersih-bersih: bukan cuma suction besar, tapi airflow juga
Buat urusan sedot debu, Liputan6 mencatat varian flagship DJI Romo P punya daya hisap sampai 25.000 Pa, yang diklaim termasuk yang terkuat di kelasnya.
Tapi DJI menekankan: angka suction saja nggak cukup. Mereka juga menyorot manajemen aliran udara, dengan airflow hingga 20 liter per detik, supaya partikel yang tersedot tidak “balik” ke udara.

Plus, ada dual anti-tangle roller brush untuk mengatasi masalah rambut melilit sikat—rambut diarahkan masuk ke lubang hisap tanpa menggumpal di as sikat.
Sisi & sudut lebih kebersih: ada lengan mekanis yang memanjang
DJI Romo juga dibekali dual extendable robotic arm—lengan mekanis yang bisa memanjang untuk menyapu sudut ruangan dan pinggiran furnitur. Disebutkan cakupannya bisa mendekati hampir 100% untuk area corner/edge.
Untuk mopping, pengguna bisa memilih mode “vacuum dulu baru mopping” supaya debu kering tidak bercampur air dan bikin lantai makin kotor. Tekanan mopping-nya juga disebut sampai 12 Newton, yang ditujukan untuk membantu mengangkat noda membandel.
Minim ribet: dock self-cleaning sampai 200 hari
Bagian yang paling “cozy” dari robot vacuum modern itu bukan cuma bersihnya—tapi minim repot. DJI Romo disebut dirancang untuk minim intervensi manusia, dengan base station yang mendukung self-cleaning hingga 200 hari. Di dalamnya ada sistem high pressure water jet untuk membersihkan kain pel otomatis setelah tugas selesai.
DJI juga memasarkan ROMO sebagai robot vacuum yang mengandalkan sensor canggih dan sistem perawatan otomatis agar pemilik rumah lebih “hands-free” dalam jangka panjang.
Kontrol lewat aplikasi: mapping, pet area, sampai video call
Semua kontrol disebut bisa diakses lewat DJI Home App, termasuk mapping ruangan, pengaturan area hewan peliharaan (pet area), hingga fitur remote video call yang diklaim aman.
Ini menarik untuk pengguna yang:
- punya hewan peliharaan (butuh pembatasan area tertentu),
- ingin pembersihan terjadwal,
- atau butuh monitoring rumah dari jauh.
Harga DJI Romo di Indonesia (Romo S vs A vs P)
Menurut Liputan6, DJI menawarkan tiga varian dengan harga sebagai berikut:
- DJI Romo P (flagship): Rp 22.127.000 Desain transparan, ada fitur deodorizer, dan UV filter pada dust bag.
- DJI Romo A: Rp 16.761.000 Desain putih polos dengan base station.
- DJI Romo S: Rp 14.749.000 Varian paling terjangkau dengan desain putih solid.
Cara pilih cepat:
- Pilih Romo S kalau kamu ingin entry ke DJI Romo dengan harga paling “masuk akal”.
- Pilih Romo A kalau kamu mengejar paket lebih seimbang (fitur + base station).
- Pilih Romo P kalau kamu mau yang paling “all-out” (termasuk desain transparan dan fitur premium yang disebut di atas).
Kalau kamu sedang cari robot vacuum untuk rumah yang banyak kabel, banyak sudut, atau punya hewan peliharaan, DJI Romo ini menarik banget buat dipertimbangkan.
Tulis di komentar: luas rumahmu berapa m² dan lantainya keramik/kayu/karpet?
Nanti aku bantu rekomendasikan varian Romo S vs A vs P yang paling pas (biar belinya nggak “overkill” atau malah kurang).
Dan kalau kamu suka artikel gadget rumah pintar yang langsung to the point (plus perbandingan harga), bookmark blog ini—aku bakal update review dan panduan belanja smart home terbaru secara rutin.





