Cara Upgrade MikroTik ke RouterOS 7.24.4 dengan Aman Tanpa Kehilangan Konfigurasi
MikroTik Anda masih menggunakan RouterOS versi lama? September 2026 merupakan waktu yang tepat untuk melakukan audit sekaligus upgrade.
Per 29 September 2026, RouterOS 7.24.4 merupakan versi stable terbaru, sedangkan channel long-term berada pada 7.23.7. RouterOS 7.24.4 dirilis 16 September 2026.
Upgrade kali ini juga penting karena pada September 2026 MikroTik menerbitkan pembaruan keamanan yang memperbaiki kerentanan RouterOS. Namun jangan langsung menekan tombol upgrade pada router produksi tanpa persiapan.
1. Catat Versi RouterOS Saat Ini
Buka Terminal dan jalankan:
/system resource print
Kemudian periksa package:
/system package print
Catat versi RouterOS, arsitektur CPU, dan paket yang terpasang.
Langkah sederhana ini sangat membantu ketika terjadi masalah setelah upgrade.
2. Buat Binary Backup
Sebelum menyentuh sistem, buat backup:
/system backup save name=backup-before-upgrade
File backup akan muncul pada menu Files.
Download file tersebut ke komputer. Jangan hanya menyimpannya di router karena backup ikut hilang jika storage mengalami kerusakan.
3. Buat Export Konfigurasi
Selain binary backup, buat export:
/export file=config-before-upgrade
Export berbentuk konfigurasi yang dapat dibaca sehingga berguna untuk membandingkan setting sebelum dan sesudah upgrade.
Untuk router penting, saya menyarankan menyimpan:
- Binary backup
- Export konfigurasi
- Screenshot interface
- IP addressing
- VLAN
- Routing
- Firewall
- VPN
4. Cek Update RouterOS
Melalui WinBox:
System → Packages → Check For Updates
Pilih:
Channel: stable
Kemudian periksa versi yang tersedia.
Melalui Terminal:
/system package update check-for-updates
Jangan melakukan upgrade ketika listrik tidak stabil.
MikroTik juga menyarankan memastikan storage mencukupi dan perangkat tidak kehilangan daya selama proses upgrade.
5. Lakukan Upgrade
Jika semuanya siap:
/system package update install
Router akan mengunduh package, melakukan instalasi, kemudian reboot.
Jangan mematikan router selama proses berlangsung.
6. Upgrade RouterBOOT
Setelah RouterOS berhasil naik, periksa:
/system routerboard print
Jika current-firmware berbeda dari upgrade-firmware, jalankan:
/system routerboard upgrade
Kemudian:
/system reboot
7. Cek Kondisi Router
Setelah router online kembali:
/system resource print
/interface print
/ip address print
/ip route print
Pastikan:
- Internet normal
- VLAN berjalan
- DHCP aktif
- Routing benar
- VPN tersambung
- Firewall aktif
- CPU normal
- Interface tidak hilang
Jangan hanya mengecek apakah router bisa ping internet.
Catatan Pengguna LTE
RouterOS 7.24.4 juga memperbaiki persoalan yang diperkenalkan di 7.24.3 dan dapat menyebabkan firmware modem tertentu terhapus. Untuk perangkat LTE yang terdampak, MikroTik memberikan prosedur recovery melalui upgrade RouterOS dan firmware modem.

Kesimpulan
Upgrade MikroTik sebaiknya dipandang sebagai bagian dari maintenance rutin, bukan pekerjaan yang dilakukan ketika router sudah bermasalah.
Urutannya sederhana:
Backup → Export → Upgrade → RouterBOOT → Reboot → Testing.
Untuk jaringan kantor atau kampus, lakukan upgrade pada perangkat uji terlebih dahulu sebelum deployment massal.
Setelah RouterOS diperbarui, jangan berhenti di sini. Langkah berikutnya adalah melakukan audit keamanan router, terutama SSH, WinBox, user, firewall, script, dan scheduler.
Leave a Reply