Cara Pemberian ASI Bagi Ibu Positif Covid




Cara Pemberian ASI Bagi Ibu Positif COVID
Cara Pemberian ASI Bagi Ibu Positif COVID

Cara Pemberian ASI Bagi Ibu Positif Covid

Cara Pemberian ASI Bagi Ibu Positif Covid. Seperti telah diketahui bersama bahwa COVID-19 kini telah memiliki varian baru bernama COVID-19 Delta dan seringkali disebut dengan varian virus COVID-19 India. Bahkan kabar yang beredar virus ini kembali bermutasi dengan varian baru Kappa. COVID-19 delta ini menurut penelitian adalah varian virus terbaru dengan tingkat penyebaran yang sangat cepat. Alhasil, tak hanya di Indonesia, di beberapa negara juga tengah mengalami lonjakan kasus yang cukup tinggi dan diyakini terjadi gelombang kedua COVID-19.

Menjadi hal yang sangat dilematis bagi ibu yang sedang menyusui ketika diriya terpapar oleh COVID-19 dan takut anaknya menjadi tertular ketika sedang menyusui. Untuk itu Kemenkes Republik Indonesia telah membuat sebuah panduan terkait hal tersebut. Hal yang perlu dilakukan bagi ibu yang positif COVID ketika menyusui adalah sebagai berikut :

  • Selalu memakai masker di dalam rumah dan ketika menyusui dan merawat bayi
  • Mencuci tangan sebelum dan sesudan memegang bayi
  • Membersihkan atau melakukan disinfeksi permukaan dan benda-benda yang sering dipegang oleh sang ibu dan buah hati.

Kemenkes Republik Indonesia juga memberikan panduan terkait IMD (Inisiasi Menyusui Dini) yaitu dikarenakan Inisiasi Menyusui Dini dan menyusui eksklusif dapat membantu tumbuh kembang bayi secara lebih optimal. Melakukan inisiasi menyusui dini dapat dilakukan dengan kontak kulit dengan kulit saat ibu dan bayi dalam keaadaan stabil dan rawat gabung ibu dan bayi pasca melahirkan.

Baca Juga : Cara Menghindari Virus Corona

JIka dalam kondisi tertentu sang ibu tidak dapat langsung memberikan ASI, maka dapat memberikan ASI perah kepada bayinya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan ASI perah adalah :

  • Memastikan kebeersihan tetap terjaga ketika memberikan ASI Perah dan saat memerah ASI
  • Gunakan cangkir bermulut lebar ketika memberikan ASIP kepada bayi
  • Gunakan wadah dengan tutup untuk menyimpan ASI Perah
  • Penyimpanan ASI Perah dalam freezer dengan suhu -18oC hingga -20oC membuat ASI dapat bertahan hingga kurang lebih 4 bulan
  • Sedangkan dalam lemari pendingin dengan suhu 4oC sampai dengan 5oC dapat membuat ASI bertahan hingga kurang lebih 3-4 hari
  • Jika menggunakan ice pack dengan suhu 15oC, maka ASI dapat bertahan kurang lebih sekitar 24 jam.
  • Dan jika ASI hanya disimpan di ruangan dengan suhu ruangan atau suhu kamar, ASI hanya bertahan kurang lebih sekitar 3-4 jam.

Demikianlah panduan atau tata cara pemberian ASI dan penyimpanan ASI menurut Kemenkes Republik Indonesia, semoga bermanfaat. Tetap jaga kesehatan dan terapkan protokol kesehatan dengan ketat. Semoga pandemi ini segera berakhir.

Baca Juga : Tips Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.