Indonesia Raih Medali Pertama di Olimpiade 2020




AISAH Windy Cantika
AISAH Windy Cantika

Indonesia Raih Medali Pertama di Olimpiade 2020

Indonesia Raih Medali Pertama di Olimpiade 2020. Medali perunggu pertama diperoleh Indonesia dari cabang Angkat Berat pada kelas 49kg wanita. Medali perunggu tersebut diperoleh atas nama Aisah Windy Cantika. Wanita kelahiran 11 Juni 2002 ini berhasil mengangkat beban seberat 203 kilogram.

Aisah Windy Cantika hanya terpaut 2 kilogram dari atlet angkat berat asal China yaitu Hou Zhihui yang berhasil mencatat total beban sebesar 205 kilogram yang menjadikan atlet asal China tersebut berhasil mendapatkan medali perak. Aisah juga hanya terpaut total 7 kilogram dari peraih medali emas asal India yaitu Mirabai Chanu Saikhom yang berhasil mencatatkan total beban seberat 210 kilogram.

Untuk catatan terbaik kualifikasinya sendiri Aisah Windy Cantika berhasil mencatatkan snatch (87), Clean & Jerk (105), dengan total 191. Raihan medali perunggu tersebut membuat Indonesia hingga hari kedua gelaran olimpiade Tokyo 2020 ini berada pada posisi 21 klasemen peraihan medali sementara. Perolehan medali sementara pada Olimpiade Tokyo 2020 bisa dilihat disini : Klasemen Medali.

Aisah sendiri tidak sengaja berkecimpung dalam dunia olahraga angkat berat. Awal mulanya sang ibu melatih saudara perempuannya, kemudian dia hanya ikut-ikutan berlatih. Namun demikian, ketika dirinya kelas 5 SD, Aisah mulai mewakili Kabupaten Bandung dalam angkat besi di event-event provinsi. Diperkuat lagi dengan sang ibu yang seringkali bercerita tentang pengalamannya dalam mengikuti kompetisi luar negeri, bertemu orang baru, memenangkan medali, sehingga membuat Aisah semakin termotivasi untuk mendalami olahraga angkat berat tersebut.

Baca Juga : Profil Alie Sesay Pemain Asing Persebaya

Asal mula olahraga angkat berat ini sendiri memiliki sejarah yang panjang. Angkat berat pertama kali dimasukkan dalam program Olimpiade modern sebagai olahraga yang terorganisir adalah pada Olimpiade Athena 1896. Namun demikian pada saat itu di Olimpiade Athena 1896 dan juga St. Louis 1904 olahraga ini belum menggunakan teknis seperti sekarang dimana semua atlet angkat besi dapat berkompetisi secara bersama-sama dengan berat badan dari atlet yang berbeda-beda.

Kemudian pada Opimpiade Antwerpen 1920, pertama kali para atlet mulai dikelompokkan berdasarkan berat badan. Teknik angkat berat seperti snatch dan clean and jerk sendiri merupakan produk dari Olimpiade Montreal 1976. Teknik snatch adalah teknik angkat berat dimana beban langsung diangkat dari lantai ke atas kepala dalam satu kali gerakan. Sedangkan teknik clean and jerk adalah sebuah teknik dua tahap dimana beban terlebih dahulu diangkat ke dada sebelum kemudian diangkat lagi ke atas kepala.

Hasil akhir yang dihitung berdasarkan pada atlet yang melakukan angkatan tersebut sebanyak tiga kali dan kemudian menjumlahkan beban tertinggi yang diangkat pada masing-masing angkatan.




1 Trackback / Pingback

  1. Gregoria Mariska Tunjung Menang 2 Set Langsung - Takur Singh Page

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.